Menelusur Jejak sejarah - Pulau Onrust Kep. Seribu

Saturday, June 01, 2013 muhammad akbar 0 Comments

Pulau Onrust merupakan pulau terakhir dari one day trip 3 pulau. Pulau ini sangat dekat dengan Pulau Cipir karena memang dulunya pulau ini satu paket. Pulau Onrust merupakan taman arkeologi onrust. Pulau ini lumayan luas dibandung kedua pulau yang sudah dikunjungi. Pulau Onrust juga memiliki Museum, Kantor, Musholla dan Kuburan (penting gak!!!!!). Pulau Onrust dulunya sangat terkenal sebagai pusat perbaikan kapal, konon katanya James cook, Tau gak??? kalau tidak tau saya akan jelaskan semampu saya dengan bantuan google, hihihihi (ketawa hantu, karena memang pulau ini berhantu). James cook adalah penemu benua australia. Pada saat melakukan penjelajahan dengan kapalnya "Endavour" yang rusak setelah menjelajahi separuh dunia maka dia memutuskan untuk memperbaiki di Pulau Onrust.

Papan nama "Pulau Onrust"

Batu Ukir yang menjadi Ikon Pulau Onrust
Pulau Onrust sendiri diambil dari bahasa inggris "Unrest" yang artinya tidak istirahat. Dulunya pulau ini sangat ramai dengan aktivitasnya sehingga para pekerja tidak pernah istirahat. Banyak hasil jerahan dari bangsa Indonesia dikumpukan disini.

Pulau ini juga pernah dijadikan sebagai pulau tahanan yang sangat tidak berperikemanusiaan, menurut guide dari museum yang menjadi pembicara pada saat itu mengatakan bahwa dulunya para penjara sering diadu dalam sebuah ruangan dimana didalamnya terdapat bangunan seperti kolam. para penjara dimasukkan kedalam kolam berbentuk lingkaran itu dan pemenangnya dijanjikan kebebasan. Ternyata Pemenang itu diberikan kebebasan namun mereka hanya disuruh berenang ke daratan. Kesadisan penjajah masih berlanjut dengan menjemput pemenang tadi ditengah laut dan dikembalikan lagi ke pulau onrust atau dibunuh ditengah laut (Sadisssssss)

Kolam bundar sebagai tempat tempat mengadu tahanan

Tahun 1911, Pulau Onrust ini dijadikan sebagai Asrama haji bagi bangsa indonesia yang ingin berangkat haji. Seperti cerita sebelumnya dulunyan orang naik haji hanya bisa ditempuh dengan naik kapal. Banyak bangsa indonesia yang meninggal sebelum berangkat dan setelah mereka pulang dari menunaikan ibadah haji.

Sebenarnya pulau ini memiliki banyak cerita, karena pulau ini konon katanya pulau pernah dihancurkan kemudian dibangun kembali setelah itu dihancurkan lagi. Intinya pulau ini sudah sekian kali berganti fungsi dan sekarang dijadikan pusat Taman Arkeologi Onrust sebagai pembelajaran untuk diketahui sejarah dari bangsa indonesia. 

Barak atau Asrama Haji tahun 1911
Saat kami berkunjung disini, kami diantar oleh guide penjaga museum yang mengajak kami berkeliling pulau dan menceritakan tentang sejarah pulau ini yang ceritanya kurang lebih seperti yang diatas yang saya tulis sebelumnya. Kami mengunjungi museum, bangunan tua, bekas penjara, bekas asrama haji, makam belanda, makam pribumi. Mengunjungi pulau ini anda harus siap mental karena inilah pulau yang yang masih sangat kental dengan dunia kemistisannya. Konon katanya seorang perempuan cantik dengan balutan gaun penganti sering menampakkan dirinya. Sosok itu bernama Maria Van de velde yang meninggal di usia 25 tahun meninggal dalam kondisi menanti sang kekasih dari belanda namun penantiannya itu sia-sia karena kekasihnya sudah meninggal di Belanda. Makam Maria terdapat sebuah ukiran di batu nisannya dalam bahasa Belanda.

Makam Belanda

Pintu masuk terowongan bawah tanah
samping kiri kanan jalan sangat rindang

who is this?? #gak penting

Peserta #one day trip 3 pulau
Tak terasa waktu sudah sore itu menandakan bahwa trip ini akan berakhir juga tapi menurut saya trip ini tidak pernah berakhir karen dengan trip kita akan mempunyai teman baru yang nantinya bisa menjadi teman trip or share trip berkutnya. Artikel ini untuk para peserta.....See U when I See U........
kalau ada sumur diladang boleh kita menumpang mandi
kalau ada umur panjang boleh kita berjumpa lagi
Penutup dari tulisan saya bahwa kita bangsa indonesia harus tahu sejarah tentang bangsa kita sendiri karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan dan tak melupakan sejarah seperti kata bung karno. 


0 comments:

Pembaca yang baik yang meninggalkan komentar