Refleksi Kemerdekaan di Air Terjun Parangloe Gowa

Monday, September 23, 2013 muhammad akbar 55 Comments

AIR TERJUN PARANGLOE
Air terjun Parangloe terletak di Parangloe kab.Gowa Sulsel, sekitar 30 km dari kota makassar arah ke Malino. Banyak yang belum mengetahui tempat ini karena memang belum disentuh oleh pemerintah untuk dijadikan sebagai tempat wisata. Masyarakaat parangloe seringkali menyebutnya Air terjun bantimurung 2, Air terjun bertingkat dan Air terjun bersusun. jika dilihat dari nama-nama tersebut semuanya benar karena Air terjun Parangloe konon katanya bermuara dari Air terjun Bantimurung yang ada di maros. Air terjun bertingkat ataupuun bersusun diambil dari karakteristik yang memang bertingkat dan bersusun.

Air terjun Parangloe merupakan potensi wisata yang sering dibicarakan di media sosial atau para kalangan pecinta alam. Sebelumnya tempat ini keindahannya pernah saya dengar dari teman kampus (2010) yang kebetulan dia berasal dari Parangloe. Akhir tahun 2012, saya mengunjunginya dengan bekal keberanian dan sedikit informasi namun saya gagal menemukannya. ada pepatah mengatakan bahwa Kegagalan adalah awal dari keberhasilan dan Pengalaman adalah guru yang terbaik. Kata tersebut menjadi penyemangat saya untuk nantinya bisa berkunjung dan menemukan Air terjun Parangloe.

17 Agustus 2013, waktu yang tepat untuk melanjutkan petualagan saya menuju Air terjun Parangloe. Untuk trip ini saya tidak mau gagal lagi, saya sudah lakukan survey dan bertanya di beberapa teman yang sudah pernah datang sebelumnya. Informasi sudah jelas tinggal mencari travelmate, saya memposting di group FB dan twitter tapi yang bersedia hanya 3 orang. Bagi saya sendiri pun saya akan berangkat tapi lebih bagus lagi jika punya teman agar bisa berbagi cerita dan tersesat bersama.

Untuk menuju Air terjun Parangloe terbilang gampang-gampang susah. Akses angkutan umum menuju kesana sedikt sulit dan butuh waktu lama. Naik motor adalah pilihan yang tepat karena dapat mengambil jalur lebih singkat yakni melewati samata kemudian keluar di jalan poros Sungguminasa - Malino.

Pukul 09.00 sesuai dengan kesepakatan di depan kampus UIN Samata kami berkumpul kemudian naik motor bersama menuju lokasi. Jalur Samata memang terbilang singkat dan sepi jadi dapat memacu kendaraan lebih cepat tetapi kami perjalanan sedikit melambat karena ditengah perjalanan sedang terjadi proses perbaikan jalan

Kantor kehutanan, Jalan poros Malino
Tak lama berselang kami sudah tiba di depan kantor kehutanan. Menurut informasi disamping kantor kehutanan ada jalan masuk dari situ kami belok kanan hingga menemukan jalan setapak berbatu sekitar 200 meter dari jalan poros Malino. Untuk menuju air terjun ada dua pilihan dimana kita bisa memarkir kendaraan kemudian trekking atau tetap melanjutkan naik motor sampai di lokasi. Kami memutuskan mengambil pilihan kedua, memaksakan naik motor ke lokasi dengan pertimbangan mnghemat energi sekaligus bisa merasakan jalur off road.

Jarak dari Kantor kehutanan hingga lokasi air terjun sekitar 2 km. Sepanjang jalan kami melewati jalur berbatu dan sedikit tanjakan. Inilah salah satu hal yang seru ketika saya mencoba menghindari batu cadas namun malah mengenai batu itu juga. Di tengah perjalanan juga terdapat pohon tumbang yang menghalangi bahu jalan tapi itu bukan penghalang bagi saya dan teman-teman untuk berhenti.


Kondisi jalan menuju Air terjun Parangloe
Tak terasa kami menemukan sebuah plang himbauan dari SAR tentang waspada air bah. Ini merupakan salah satu petunjuk yang saya dapatkan bahwa jika sudah berada disini cobalah diam sejenak dan dengarkan suara air karena dari sini bisa terdengar suara gemuruh air. Mendekati sumber suara air namun sedikit mendapatkan halangan karena jalur yang curam dan jika dipaksakan akan berbahaya. salah satu teman saya menyarankan untuk mengambil jalan memutar yakni lewat jembatan kemudian menyusuri air terjun dari atas. Saya hanya nurut walaupun air terjunnya sudah terlihat dari balik pohon, kami memutar arah karena teman saya ini sudah pernah kesini sebelumnya tapi melewati jalur yang berbeda dan sudah mulai lupa jalurnya.

Melewati jembatan gantung , dimana ini berada di hulu air terjun kemudian memarkir motor di salah satu kebun warga dan menyusuri air terjun dari atas. Pemandangan air terjun dari atas sedikit berbeda dan membuat nyali saya sedikit ragu untuk memilih jalur ini dengan melompati batu tebing hingga sampai bawah.

Safety first
Saya masih mengutamakan prinsip aman dan selamat, dengan ucapan bismillah saya melompati batu kemudian berpegangan di rumput, memeluk batu sambil memegang tas kamera. Ini memang jalur yang jarang dilewati bahkan kami ini yang pertama.

Alhamdulillah, setelah perjalanan panjang akhirnya kami tiba di bagian bawah air terjun dan istirahat di tepi bawah pohon sambil menunggu matahari turun karena memang pada saat kami tiba sudah pukul 12 alhasil kami hanya bercanda sambil menikmati cemilan yang kami bawa.

Saya masih belum percaya akan keindahan Air terjun parangloe dengan susunan batunya yang bertingkat dan warnanya yang menghitam dan suara air yang jatuh seperti iringan musik alam. Salah satu keindahan yang masih alami dan patut berbangga yang bisa berkunjung. saya menghela napas dan mengingat kembali perjalanan saya hingga sampai disini bahkan masih teringat dipikiran saya tahun lalu ketika saya gagal menemukan tempat yang indah ini. Butuh perjuangan dan pengorbanan untuk perjalanan saya kali ini. Tujuan utama saya adalah bagaimana mereflesikan perjuangan pahlawan dengan apa yang saya mampu saat ini. Saya ingin mengankat Indonesia " syal trip" dan mengenalkan potensi keindahan Indonesia.

Indonesia Merdeka (17 agustus 2013)

Albie, Juma, Cumi dan saya Mencintai Indonesia
Matahari mulai turun dan panas matahari mulai bersahabat tanpa pikir panjang kami melompat ke air dan bercanda ria. Saya seperti orang yang kegirangan tapi itulah salah satu bentuk ekspresi dan mencoba meresapi arti sebuah perjuangan. Tak ada kata yang bisa mengunkapkan lebih detail arti keindahan yang saya liat. Beberapa momen sempat terekam dari kamera saya dan albie salah satu travelmate saya.
Ekspresi 1
Ekspresi 2
Ekspresi 3
Puas bermain air lanjut mengabadikan landscape air terjun dan sesekali menjadi objek. Saya memang sudah siapkan tripod dan remote untuk abadikan setiap momen dan sesekali saya juga ikut dalam momen itu. Photographer tidak selalu harus melawan hasratnya untuk tidak ikut dalam sebuah photo tapi bagi saya mencoba untuk menggabunkan keduanya dan hasilnya seperti ini. Jangan iri yah.



Mencintai Indonesia dengan cari kita sendiri ''@bpborneo"
Sekali lagi saya merasa bangga dan senang bisa berkunjung dan saya berharap ini bukan kunjungan terakhir dan saya akan mengantar kalian menuju ke Air terjun terindah yang pernah saya liat "Air terjun parangloe" dengan sketsa jalur dan tips.

SKETSA JALUR
Sketsa Jalur versi Akbar
TIPS - TIPS
  • Jika anda ingin ngetrip ke air terjun parangloe lebih baik naik motor karena lebih efisien waktu dan bisa naik motor masuk kedalam sampai di lokasi air terjun.
  • Jalur angkutan umum: Naik pete' pete' merah arah gowa turun di jalan menuju malino kemudian lanjut naik pete' pete menuju parangloe. Untuk lebih jelasnya bertanyalah ke pak sopirnya.
  • Setelah tiba di kantor kehutanan, belok kiri kemudian susurlah jalan berbatu sepanjang 2 km dan ikuti pentunjuk sketsa jalur hingga di plang himbauan sar. Selanjutnya berjalan ke arah sungai sekitar 200 meter dengan jalan setapak.
  • Trekking jalan kaki masuk cukup 30 menit jika berjalan normal
  • Datanglah disaat pagi hari 07.00 - 10.00 atau sore hari 15.00 - 17.00 karena matahari sudah bersahabat dan cuaca tidak panas
  • Bawalah persedian minuman dan makanan ringan
  • Waspada air bah, hati-hati dalam kondisi musim hujan karena seringkali terjadi pengunjung terseret air bah yang berujung kematian
  • Jika kondisi air keruh dan air semakin tinggi maka cepatlah naik agar tidak terseret bah.

Indonesia adalah bagian dari surga dunia 
Tak pernah lelah untuk mencintai Indonesia
Kenalkan indonesia dengan apa yang kita mampu
INDONESIANHOLIC

55 comments:

  1. Replies
    1. Habis itu, cerita ketemuan sama aku juga ditulis dong kakaakk :D

      Delete
    2. Akbar, pinjem foto peta yaah...

      Delete
  2. Ya adaka juga. Keren tulisannya kanda. Jago kakak menulis :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih dek.
      menulis fiksi kamu lebih jago

      Delete
  3. Hahahha... air terjun bantimurung 2 bde

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebagian besar masyarakaat parangloe mengenal dengan nama itu.

      Delete
  4. Kereeen...coba difotonya pake slowspeed pasti tambah keren lagi :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih sarannya bang,
      sebenaranya ada sih yang slow speed tapi mungkin kurang halus
      maklum masih amatiran.

      maaf, kata-kata dari @bpborneo saya copy bang

      Delete
    2. Haha..silahkan,,,malah senang lagi..

      Delete
  5. Tulisannya "awam friendly" gini buat yang mau jalan2 ke air terjun parangloe.
    Tips nya bener banget, hati2 air bah, ada yang bikin batu memoriam buat temennya yang hanyut terbawa air bah di sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagaimana dengan tulisan saya bisa membuat orang bisa kesana dengan mudah.
      penting banget untuk diketahui, karena ini salah satu alasan orang berhati-hati orang kesana.

      Delete
  6. Halo,

    Salam kenal, saya Agil Prasetyo administrator dari microsite citilinkstory.com
    Tulisan yang menarik ini, apakah bisa dimuat di www.citilinkstory.com?
    Tolong kabari.

    Terima kasih. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal balik
      sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih atas penilaian tulisan saya, dengan senang hati saya persilahkan untuk dimuat di www.citilinkstory.com.
      Terima kasih

      Delete
    2. gokill kak,, y'r adventure is wonderfull,,

      Delete
  7. Ah keren banget air terjun nya, harus nya kmrn mampir kesini. Nyesel pulang dari makasar ngak mampir ke sini, padahal dah lewat kota gowa :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, air terjun uda dekat dari gowa. ayo ke makassar lagi.
      hehehe

      Delete
  8. Waaaak! Apa-apaan ini! Kok dulu saya nggak sempat kemari! >.<

    Padahal saya ya ke Bantimurung, ke Takapala juga, tapi kok nggak nyasar kemari. Waaah... baguuus. Saya mau ke Makassar lagi, saya mau ke sana! Waaa.... bagus banget. Trims info dan petunjuk jalannya. Semoga saya nggak nyasar kejauhan karena saya kalau pergi hobinya nyasar, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah sayang banget padahal uda terlewati kalo ke Takapala malino.
      ayo ke makassar lagi

      Delete
  9. bagus banget air terjunnya... apalagi ditambah pose-pose terbang itu. sukaaaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih,
      Kalau pose terbangnya itu bisa dilakukan dimana saja.

      Delete
  10. apa nama group FBnya bang, sapa tau boleh ikut petualangan2 berikutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Armin tinggalnya dimana?
      Follow aja twitter saya (@kadabrakbar121) atau jika berdomisili Makassar silahkan joint di Group FB "Makassar Backpacker"

      Delete
  11. tinggalx ni dmkassar tepatnya hertasning,,, makasih infox abang broo ni sy mau add dulu :)

    ReplyDelete
  12. Salut sama Adminnya,,, Saya uda sering berselancar di dunia maya mencari segala macam destinasi yang ada di Makassar. Baru di blog ini saya dapatkan apa yang saya cari selama ini. Sayang pemerintah sendiri tidak sepeduli admin ini. Greet, makin sukses...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks banget untuk menjadikan Blog saya sebagai media mencari destinasi.
      memang tujuan dari hadirnya Blog saya untuk mengenalkan keindahan Indonesia baik yang sudah dikenal maupun tempat2 yang masih mainstream atau belum tersentuh pihak pemerintah.

      Delete
  13. Beberapa kali ke makassar untuk tugas kantor, sehingga hanya bisa kuliner dan keliling di kotanya saja. Insya Allah, 31Januari-3Feb kesana lagi khusus untuk liburan.. Air terjun Parangloe sudah masuk daftar tujuan wajib, setelah Tator.. hehee... Thank you rute jalan sampai ke air terjunnya, bakal kita jadiin panduan.. tapi siapa tahu Admin mau gabung dengan kami ber-4?

    Salam,
    Aprilia G

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga rencana liburannya terlaksana dan ditunggu kunjungannya di Makassar.
      Gak bisa janji, contact saja via twitter.

      Delete
    2. Kemarin pulang dari Malino, kami lewat jalan Poros Malino.. tapiiii entah mungkin terlewat.. gerbang/pintu kehutanan tidak ketemu. Cuaca juga kemarin lusa agak mendung dan gerimis.. jadi tidak sempat ke air terjun Parangloe. Sopir kami pun juga belum pernah dengar air terjun ini.. sebagai gantinya kami ke air terjun Takapala di Malino..

      Delete
    3. Air Terjun Takapala juga keren, air terjunnya tinggi dan jalurnya sudah bagus.
      setidaknya itu sudah mengganti karena tidak datang ke Air Terjun Parangloe.

      Delete
  14. wowww..... keren
    proud be indonesian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Keren banget.
      Makanya saya bangga menjadi Indonesian people.

      Delete
  15. wahhh keren banget tulisan nya kk..semakin jelas ,dan semakin faham nubie.semoga februari bisa menemukan tempat ini dengan petunjuk jelas dari kk ..makasih kk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama - sama semoga bisa kesana dan punya cerita sendiri.

      Delete
  16. Keren air terjunnya. Pengen ke sana ah kalau nanti berkunjung ke Makassar.

    ReplyDelete
  17. pernah liat air terjun di kalender kantor.. eh ternyata Air Terjun Parangloe ada di Gowa sulsel toh...oke sip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga liat kemarin di Kalender BRI.
      Air Terjun Parangloe lokasinya di Gowa arah menuju Malino.

      Delete
  18. Tentang air terjun ini, saya pernah ngecamp sekitar 2 malam di sekitar air terjun ini. Juga sempat mengabadikan beberap gambar termasuk mengambil view dari atas air terjun ini. Hanya sayangnya belum sempat saya bikin artikelnya, laptop keburu ada yang pinjam gak bilang-bilang terus belum dikembalikan. hehe...

    tertang airnya yg seringkali tiba-tiba naik, saya pernha mengalaminya sendiri. memang gak sampai terseret air sungainya. Tapi saya dan beberapa rekan sempat terjebak di tepi sebelah, dan harus menunggu hingga malam (tanpa ransum) baru bisa menyebrang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren tuh bisa ngecamp disini,
      Waduh sayang banget laptopnya dipinjam tapi belum dikembalikan.

      Waktu kesana juga, beberapa warga mengingatkan untuk berhati-hati dan perhatikan kondisi air. kalau air semakin deras dan meninggi segera naik.

      Delete
  19. tiap traveling, yg paling aku incer itu air terjun...selalu suka ama objek wisata itu ^o^ mungkin krn rata2 air terjun ada d tempat tinggi dan cuacanya cndrung sejuk ;) ... Jadi bawaan ademmm...

    cantik mas air terjunnya.... agak2 mirip curug malela di bandung barat... Tapi malela airnya lebih deras... kalo suatu saat aku k Sulsel, aku pasti datengin ^o^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, Air terjun salah satu destinasi yang menyejukkan untuk di kunjungi dan di Sulsel ada banyak Air terjun baik yang sudah jadi terkelola maupun yang belum.

      Mari Ke Makassar

      Delete
  20. Hai, keren dengan perjuangmu mencari air terjun itu. Salut. Sempat ke Malino meman beberapa waktu lalu, tapi ga sempat ke air terjun ini. Cuma sampai ke Takapala aja n bidadari. Itu juga dah seneng banget. Honest, gw kalo dengar air terjun itu, rada menyeramkan. Lain karena akses yang dominan tidak nyaman, juga akses masuk yang masih rawan dan tidak terjamah. Beberapa memang mudah diraih, macam Takapala, tapi air terjun bidadari sekalipun gw ga berani turun. Padahal dah di depan mata. Medan cenderung licin dan berlumut, dan sepi. Sekali lagi, keren perjuangan lo, bro!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks, ini perjuangan karena tidak mau gagal untuk kedua kalinya.
      Yapp. Akses Takapala sudah terjamah dengan baik dan mobil sudah bisa masuk tapi kalau Air Terjun Bidadari harus siapkan tenaga ekstra untuk menuruni ratusan anak tangga.

      Delete
  21. Lebay ini, gampangji di dapat lokasinya ini tgal bertanyaji di dapatmi, gampangji juga jalurnya, knpa lewat atas coba nassa2 ada jalur dibawah

    ReplyDelete
  22. kalau musim hujan tidak tinggiji debit airnya????

    ReplyDelete
  23. Keliatan nya sepi pengunjung ? tp lebih enak sepi sih hehe thanks udh share :D

    Watch movie free

    ReplyDelete
  24. terima kasih infonya bro sangat membantu terutama sketsa jalurnya itu, berhubung sy juga sama teman sedang mencari itu tempat yang namanya air terjun parangloe, hanya saja sy masih bingung letak dari Kantor Kehutanan itu di bagian mana ya ? hehehe. maaf soalnya klo lagi dijalan biasanya kurang perhatikan nama tempat/kantor. trim's

    ReplyDelete
  25. Keren air terjunnya. Pengen ke sana ah kalau nanti berkunjung ke Makassar.

    ReplyDelete
  26. air terjunnya bagus dan keren abis. jadi pingin kesana

    ReplyDelete
  27. mantap kanng.. kereen banget air terjunnya..

    tapi aksesnya kok sulit yak

    ReplyDelete

Pembaca yang baik yang meninggalkan komentar