Ngebolang di Karst Rammang Rammang Maros

Wednesday, September 11, 2013 muhammad akbar 60 Comments

Besok kemana yah !!!

Otak saya bekerja keras setelah teman-teman saya mengajak untuk jogging dan menikmati car free day di pantai losari. Bukannya saya menolak tapi itu sudah biasa. Intinya saya harus cari ide baru agar mereka ngikut dengan rencana saya.

Bagaimana kalau kita ke Rammag Rammang, beberapa dari teman saya langsung membrondol pertanyaan ke arah saya.
Rammang-Rammang itu dimana?
Kita kesana naik apa?
Disana apa yang bisa dinikmati?
Jauh gak dari Makassar?

Dengan menarik nafas dan mundur selangkah akhirnya saya menjawab pertanyaan mereka satu-satu hingga mereka hanya mengangguk tanda mereka setuju.

"Rammang Rammang adalah sebuah desa di Maros dikenal sebagai desa Karst. Pegunungan Karst Rammang Rammang adalah terbesar ke-2 di dunia. Akses menuju kesana kita bisa naik angkot jurusan pangkep kemudian turun di pertigaan arah jalan masuk semen bosowa, dari pertigaan sekitar 200 meter kita akan menemukan jembatan. Samping kiri jembatan ada dermaga dari sana kita akan naik perahu menyusuri sungai pute. Pemandangan disana sangat menakjubkan dengan pegunungan karst dan  melewati sungai dalam goa. Lama perjalanan normal dari makassar sekitar 1 jam."

Minggu pagi tepatnya 11 Agustus 2013, Petualangan ngebolang menuju Rammang-Rammang siap beraksi dengan crew kak amri, kak rhey, kak chelli, cimma dan saya sebagai leader ngebolangnya. Sebelum naik angkot "pete-pete" kami terlebih dahulu membeli beberapa persiapan makanan dan cemilan di ALF* M*RT dan sarapan nasi kuning. 

Tepat jam 10.00 pagi kami berangkat menuju Maros dengan pete-pete Pangkep, selama perjalanan banyak hal yang kami ceritakan maklum crew ngebolang ini baru bertemu lagi setelah terpisah puluhan tahun, maksudanya puluhan bulan setelah masing - masing kerja di kota berbeda. Tak terasa kami sudah berada di jalan masuk semen bosowa, sopir pete-petenya mengantar kami masuk ke dalam karena sebelumnya kami sudah sepakat untuk mengantar kami sampai desa Rammang-Rammang.

Saya melihat sebuah pintu masuk bertuliskan Desa Rammang - Rammang tepat disamping Kantor PLN.
pak sopir, Stop..Stop...Stop.."sahut saya
sudah lewatmi jalan masuknya, kasi mundurki pete-peteta "logat Makassar

Pak sopir hanya nurut apa yang saya perintahkan, ya iya nurut jika tidak nurut saya tidak akan bayar. Akhirnya kami menyusuri jalan setapak yang baru di beton. Pete-pete terhenti karena ada plang kayu ditengah jalan yang manghalangi. Kami harus turun dan melanjutkan perjalanan jalan kaki menuju dermaga dibawah panas terik matahari, kami berjalan dan sedikit keraguan bahwa apakah kami tidak tersesat. Saya yakin dengan pilihan saya bahwa jalan ini sudah benar. Melihat sebuah warung kami berlarian seperti gula melihat semut. Setelah menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan kami kepada seorang bapak pemilik warung akhirnya saya baru sadar kalau kami memilih jalur yang kurang tepat tapi tidak salah dimana 500 meter kedepan juga terdapat dermaga walaupun itu bukan tujuan awal kami. Maaf ya kalau saya membuat anda tersesat tapi ngebolang tanpa tersesat rasanya kurang lengkap.

Memilih naik ojek dengan bayaran Rp. 5000,- walaupun jaraknya sudah dekat tapi kami tidak sanggup dengan panasnya matahari yang sudah terasa sejengkal diatas kepala kami. Setelah kami tiba di dermaga ke-2, memilih untuk istirahat sebentar sambil bercengkrama dengan anak-anak kecil yang sedang mandi di sungai. Melihat pemandahan karst yang tertutupi oleh hijaunya pepohonan serta aliran sungai pute seketika pikiran saya merasa berada di Vietnam, dimana film Rambo tempatnya seperti ini yang saya liat. Sebenarnya Karst Rammang- Rammang masih kontroversi antara Terbesar ke-2 atau ke-3. Pegunungan Karst terbesar itu ada di China dan Vietnam serta Indonesia.
Pegunungan Karst Rammang Rammang Maros
Karst Maros dengan apitan sungai pute
Tujuan utama kami adalah dusun berua, dimana banyak orang mengatakan bahwa dusun ini terisolasi oleh karst. Memilih jalur sungai dengan naik perahu jolloro' tarif Rp. 120.000,- PP. Jalur trekking juga bisa dipilih untuk menuju dusun berua tapi berhubung kami tidak tahu medan maka kami memilih jalur yang aman. Menyusuri sungai pute dengan perahu punya rasa tersendiri, kadang perahunya miring kekanan dan kekiri membuat kami berteriak antara rasa takut dan tertantang. 
Laju perahu sangat pelan menyusuri sungai sambil melawan arus kecil dan jalur yang berbelok. Ketika saya melihat sebuah bebatuan  karst yang menutupi jalur sungai merasa takjub bahwa tempat seperti ini ternyata ada di Maros yang sebelumnya saya lihat di TV dengan channel National Georaphy. Terkadang kita terlalu membanggakan wisata luar negeri dan menghabiskan uang yang banyak untuk mengunjunginya tapi kita sadar bahwa Indonesia jauh lebih indah karena surga dunia itu ada di Indonesia tergantung cara kita menikmatinya.
Akbar, kak Rhey, Cimma, kak Amri dan kak Celli #Crew Ngebolang
Andika Kangen Band, Kapten perahu Cinta Sejati
Ada sungai di dalam goa



Pemberhentian terakhir perahu di sebuah dusun tersembunyi yang dikelilingi oleh pegunungan karst. Sebuah dusun yang terdiri dari 16 KK dimana mereka sangat mandiri. Ada sawah dan empang yang semata-mata untuk penghidupan mereka. Begitu tenang dan damai tempat ini sangat jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Cuaca dusun berua sangat panas dikala kami berkunjung berhubung karena lagi musim kemarau dan kami juga datang di waktu yang tidak tepat dimana jam menunjukkan jam 12 siang.

Kami memilih sebuah balai-balai ditengah sawah dan pohon kapuk disampingnya untuk berlindung dari sengatan matahari. Masih belum percaya begitu nikmat dan tentramnya masyarakaat dusun berua yang kehidupan mereka tak pernah melihat keatas tapi bagaimana mereka menikmati hidup dari alam. Sangat jauh berbeda dengan kehidupan perkotaan yang selalu menuntut dengan hidup glamour.


Dusun Berua, Rammang-Rammang Maros.
Setelah puas menikmati pemandangan karst dan angin sepoi-sepoi walaupun cuaca sangat panas. Kami memutuskan untuk pulang, perahu kami sudah menunggu dan mengantar kami pulang. Masih dengan jalur yang sama namun kami akan menuju dermaga utama yang dekat dengan jalan poros. Karst sesungguhnya ternyata berada diluar yang daritadi kami cari dan membuat kami penasaran tapi berhubung lagi cuaca panas kami urungkan niat untuk kesana. Hanya bisa menikmati dari perahu karena sesungguhnya pemandangan itu tidak selalu harus diabadikan dengan kamera tapi mata adalah kamera sesungguhnya yang akan terekam oleh memori.

Dermaga Rammang-Rammang
Tiba di dermaga Rammang-Rammang kami mencari warung makan berhubung hari sudah siang. Sebuah warung disebelah jembatan menjadi pilihan kami dengan menu bakso dan Coto Makassar tapi sangat tidak recommended karena cita rasa jauh dari harapan. Setelah makan kami kembali ke Makassar dengan naik pete-pete maros kemudian lanjut pete-pete makassar.

Tips berkunjung ke Rammang-Rammang :
  • Berkunjunglah di pagi hari atau di sore hari atau jika anda punya waktu anda bisa ngecamp di dusun berua. Selain dusun berua anda juga bisa mengunjungi Telaga bidadari dan Goa telapak tangan.
  • Ajak teman anda minimal 5 orang agar bisa share cost untuk perahu.
  • Untuk mencapai Rammang-Rammang.  Naik pete-pete jurusan pangkep kemudian turun di pertigaan jalan masuk semen bosowa. jarak dari pertigaan sampai dermaga sekitar 1.5 km jika tidak mau jalan kaki anda bisa naik ojek.
  • Dermaga Rammang - Rammang berada disisi kiri jembatan pertama dari jalur masuk semen bosowa. Jika anda ingin berkunjung ke Telaga bidadari dan Gua telapak tangan  anda bisa memilih jalur samping kantor PLN jaraknya sekitar 3 km, untuk lebih jelas silahkan bertanya di penduduk.
Estimasi Pengeluaran:
Ongkos pete-pete Daya ke daerah Sudiang
    * Rp. 4000,-
Ongkos pete-pete Pangkep (antar sampai desa rammang rammang)
    * Rp. 10.000,-
Sewa Perahu Jolloro (085 396 356 325 / Perahu Cinta Sejati)
     * Rp. 120.000,- PP
Ongkos pete-pete maros ke pasar maros
     * Rp. 5.000,-
Ongkos pete-pete Makassar (Antar sampai makassar "Nusa Tamalanrea Indah")
     * Rp. 8.000,-











60 comments:

  1. Wiih keren nih, lengkap infonya :)

    ReplyDelete
  2. akhirnya dapat juga rutenya... hehe.. makasih infonya...

    ReplyDelete
  3. saya suka tulisannya, infonya lengkap...

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih.
      semoga bermamfaat dan mengantar sampe ke lokasi.

      Delete
  4. keren.. itu tarif jolloro per orang atau per trip?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tarif perahunya per trip tapi muatnya hanya muat 5-7 orang.

      Delete
  5. Behhh, ternyata ini blogmu Akbar.. kerennnn..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ini blog travel saya.
      masih baru kasian.
      hahhaha

      Delete
  6. wiiiiiihhh klo lewat terowongan gitu berasa merinding :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, aq sih biasa aja.
      cuma travelmate saya agak merinding.

      Delete
  7. keren nih sharing2nya ceritanya, btw kalo naik motor ada tips gak? seperti tempat penitipan atau akses masuk motor sampai dermaga bagaimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks sudah membacanya,
      jika naik motor bisa kok, motornya bisa diparkir di rumah warga.

      Delete
  8. Keren bgt tempatnya...istilahnya surga yg tersembunyi hehehe...
    Mao tanya mas...perahu di dermaga apa selalu standby di tempatnya...rencana dr toraja sy mao mampir ke rammang2...oh iya dr pertigaan bosowa 1,5km tuh...lumayan jg kl jalan kaki...saran nih..kl bisa di bikin peta rute nya mas...biar ada gambaran nya kesana nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks,
      setau saya perahunya selalu standby, tapi alangkah baiknya hubungi CP perahu.
      jalan kaki masuk sampai jembatan, tidak terlalu melelahkan kok apalagi dengan pemandangan yang tersuguhkan pasti perjalanannya tak akan terasa.
      Makasih juga sarannya.

      Delete
    2. Saya mao bertanya lg nih mas...
      1. Dr toraja sampai di maros pagi hari sy berencana mao ke rammang2 dan bantimurung...menurut mas mana yg harus sy datangi duluan ya? Bantimurung atau ramang2
      2. Cukup ngk sih waktu nya bwat explore ke 2 tempat tersebut sampai siang hari? Soalnya sy harus kejar penerbangan pulang jam 19:00 ? Atau pilih salah 1 saja ya
      3. Dr 2 tempat itu..mana lokasinya yg terdekat dr bandara.
      Maaf nih merepotkan...terima kasih banyak mas

      Delete
    3. Bisa dikunjungi keduanya, untuk lebih amannya daripada ketinggalan pesawat mending pilih Rammang-Rammang, karena tidak semua tempat di indonesia punya keindahan seperti di rammang2.
      Lokasi keduanya hampir sama ke bandara, sekitar 1 jam perjalanan normal.

      Teman saya 1 bulan yang lalu datang dari Jakarta (Alvie 081 292 51920) mengunjungi 3 tempat sekaligus Rammang2, Leang2 dan Air Terjun Bantimurung. Alangkah baiknya cari info dari mereka karena sudah pernah mengalaminya.

      Delete
    4. Makasih banyak atas saran nya...

      Delete
    5. wah, nomer hape ku di jual di sini, awas kamu bar, hahaha

      Delete
    6. Kalau berminat mendatangi semua tempat, sarannya adalah jangan terlalu lama di rammang-rammang. kemaren saya dari bantimurung cuma dapet air terjunnya aja. Karena sudah sore dan juga karena keasikan foto-foto teman2nya, jadi gak banyak menyusur banti murungnya

      Delete
    7. uppzz orangnya uda muncul.

      @ical rafi, itu saranya si alvie. padahal Bantimurung bukan hanya air terjun ada juga goa nya.

      Delete
  9. Masih jadi list nich ke ramang2, wajib di datangin. Mudah2an tahun depan bisa mampir kesini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asyik, ditunggu liburannya ke makassar

      Delete
  10. Kemarin habis ke sana, tapi sayang gak sempat lama-lama karena waktunya mepet :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayang banget,
      Sebagian traveller mampir disini setelah dari Toraja,
      Bus Toraja juga sudah tau, tinggal bilang saja "mau turun di Rammang2".

      Delete
  11. wah,, boleh nih.. kalo dalam sehari dari makasar, rammang, bantimurung masih bisa ya? jadi magrib udah di makasar lagi. Saya tanggal 2 besok ke makasar. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok, trip sehari kunjungi bantimurung dan rammang2.
      atur waktu saja,

      Delete
  12. bro.., mw tanya itu CP perahunya bisa jd guide jg ya ke telaga bidadari, dusun berua, dan spot2 lainnya di rammang2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa aja, asal dikomunikasikan dengan CP.
      kalaupun mereka tidak bisa, mungkin bisa merekomendasikan temannya.
      Call aja mba CPnya

      Delete
  13. wahhhh celebes, , , angkotnya pete-pete a ha ha ha ha, semoga saya masih akan ingat suku kata ini nanti pas berkunjung he he he pete-pete. tempatnya kayak perpaduan antara loas, dan china wilayah utara ya? :P padahal saya belum pernah ke sana ha ha ha ha, , , tunggu aku celebes, , , mudah2an kesampaian ke sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Pete-pete sebutan untuk angkot di makassar.
      Amin, Ditunggu kunjungannya.

      Delete
  14. Infonya Keren,,, Langsung dech pengen ngepack perlengkapan camp ksana,

    ReplyDelete
  15. hingga saya mengetik komentar ini, saya belum sempat ke tempat ini, saya lagi mencari track menuju rammang-rammang yang jarang dilewati.... hihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu ide yang baik bang,
      semoga dapat jalur barunya dan dishare.

      Delete
  16. Love your pictures bang, teng kyuuu for sharing absolutely clear


    -aya-

    ReplyDelete
  17. Thanks banget ya infox...sbenarx agak malu, krn tau ttg Rammang-Rammang justru dari teman bule..dan si teman bule mengatakan bahwa "it's truly lost treasure" jd mau banget ke sana...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari menikmati dan mengenalkan potensi wisata indonesia yang tak kalah indahnya dengan luar negeri.

      Delete
  18. thanks untuk share rute rammang2.

    ReplyDelete
  19. Butuh perahu yg lebih besar hubungi 081354700694 ( atas nama Darwis )

    ReplyDelete
  20. thanks berbagi pengalamannya, kebetulan saya tgl 15 mau kesana dengan teman-teman,, untuk yang baru datang ke kota itu kira2 sulit gak ya utk masalah dari segi bahasa ???

    kebetulan kami mau jalan2 nekat kesana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalah bahasa sudah general, bahasa indonesia sudah mereka mengerti kok.

      Delete
  21. Makasih yaa infonya, akhirnya bisa tau jalannya juga. Rencananya hari ini sy mau kerammang2. Kalo naik mobil pribadi kira2 bisa disimpan dmn ya? Dan aman gk kira2 klo disimpan disitu? Cmiiw^^

    ReplyDelete
  22. Terima kasih sudah sharing pengalamannya.

    ReplyDelete
  23. thn ini lg pgn traveling ke indonesia timur.. tp masih bingung mw kemana...dan aku inget blogmu bnyk cerita soal jalan2 keliling indonesia :)... Tempat ini kyknya asik juga ya mas... rncana pgn nyari tnmpat yg cocok beduaan ama suami :D

    ReplyDelete
  24. Keren !!!
    tujuan wisata yang sangat menarik.. terima kasih untuk infonya

    ReplyDelete
  25. Hai infonya mantap nih. Mau tanya donk, kalo bulan puasa kira2 kapalnya ttp beroprasi ga ya? Dan kalo cewe2 aja aman ga kira2..? Supir perahunya cowo ya? Thank ya sblmnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sopirnya bapak" :D.. cewek aman kok yang penting bawa cowo juga buat ngejagain..

      Delete
  26. Mantap info nya nih.. makasih..
    Sebagai org yg lahir di makassar, malay juga blm prnah drg k sini, tp rncana bulan maret ini mw k sana., sekalian plg kampung.,

    ReplyDelete
  27. tau gak bar, kami jalan kaki dari simpang bosowa itu sampai lewat desa itu sampai ke warung yg ada perahunya kira-kira jalna kaki 1 jam an lah

    ReplyDelete
  28. Ini tempat wajib banget dikunjungin buat adventure yang lebih gokil ya, pengen banget ane kesana

    ReplyDelete
  29. wih, itu memang bebern bolang. keren abis

    ReplyDelete
  30. biaya ngetrip kw rammang2 cuma 120rb buat sewa perahu doang atau smpe d sana ada biaya lain2 lagi diperlukan? bantu jwab dong, makasih :)

    ReplyDelete

Pembaca yang baik yang meninggalkan komentar