Sop Saudara Warung Pangkep Hj. Anny

Wednesday, June 10, 2015 muhammad akbar 12 Comments

Makassar dikenal kota sejuta kuliner. Ada banyak kuliner yang harus kamu cicipi ketika berkunjung ke Makassar. Sebelumnya saya pernah menuliskan tentang nikmatnya Sop Saudara di Jalan Irian, kali ini saya ingin berbagi lagi tentang Sop Saudara tapi ini tempatnya berbeda. Kuliner pangkep ini memang banyak yang menjual di Makassar, sop saudara memang sudah melegenda untuk para penikmat kuliner asal pangke ini. Warung Pangkep Hj. Anny, warung yang menjual sop saudara dan ikan bandeng bakar, lokasinya di Jalan Perintis Kemerdekaan tepat di samping STIMIK AKBA, plang nama warungnya terpampang jelas di pinggir jalan sebelah kiri arah ke Kota Makassar.

Semasa kuliah dulu, saya tak pernah menyempatkan untuk makan di warung ini. Seorang mahasiswa dengan uang pas-pasan setiap bulannya, rasa-rasanya hanya cukup makan di warung murah meriah di Kawasan Workshop, tempat makannya para mahasiswa yang tinggal di kost-kost'an. 


Sebelum masuk, saya mendekati dua orang yang sedang asyik membakar ikan. Saya memilih ikan bolu atau bandeng. Ikan bandengnya dipotong dua, saya memilih bagian ekornya. Ada banyak pilihan jenis ikan yang tersedia mulai dari baronang,kakap dan ikan lainnya saya tidak tau namanya. Saya memang bukan orang yang begitu familiar dengan jenis-jenis iakan. Orang Makassar memang penggila ikan bakar bahkan jika diberi pilihan antara ikan bakar dan ayam bakar, maka sebagian besar pasti memilih ikan bakar. 

Setelah memilih ikan, saya masuk ke dalam mencari tempat yang kosong. Warungnya memang sudah tertata dengan baik dengan meja dan kursi yang terpisah-pisah. Ada pilihan kursi sofanya dan ada pula kursi biasa. Warung ini memang lebih tepatnya masuk kategori restoran. Suasananya pun tidak seperti Sop Saudara Jalan Irian, disini pilihan menu minumnya beragam. Semua jenis jus tersedia, saya lebih memilih memesan jus jeruk. 

Tak perlu menunggu lama, pelayannya membawa menu makanan yang sudah saya pesan, Sepiring nasi, semangkok sop saudara, sepotong ikan bakar dengan bumbu cabenya, irisan tomat dan sepiring sambel kacang lengkap dengan daun kemangi dan irisan timun. Sungguh perpaduan yang sempurna malam itu.

Sop Saudara
Ikan Bandeng Bakar dengan Bumbu Cabe
Sambel kacang dengan lalapannya
Saya sangat menikmati sop saudara dan ikan bakarnya, bumbu cabe dan sambel kacangnya menjadi komposisi yang saling melengkapi. Ikan bakarnya nikmat banget ketika dicocol di sambel kacang yang sudah dicampur dengan daun kemangi, aromanya begitu terasa dengan bumbu cabenya. Sesekali irisan timun dan tomat menjadi penawar ketika saya sudah mulai kepedasan. 

Setelah semuanya terlahap abis tanpa tersisa dan jus jeruk menjadi minuman penutup malam itu. Akhirnya saya bisa mengobati rasa ngiler saya selama ini, rasa yang saya simpan dari dulu, kini saya kabulkan ketika sudah bekerja. Uang memang tidak bisa membeli kebahagiaan, tetapi dengan uang bisa membuat saya kenyang dan menikmati kuliner yang saya inginkan. 

12 comments:

  1. Itu sambelnya bikin ngileeer :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau ditambah perasan jeruk nipis, bikin tambah ngiler lagi

      Delete
  2. Replies
    1. Waduh, maaf banget nih mba'
      Tidak ada maksud, Sudah kangen makanan Indonesia mba'?

      Delete
  3. Saya jadi laperrr....ikannya menggoda :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal bukan saya yang menggoda. hahaha

      Delete
  4. Replies
    1. itulah yang saya rindukan ketika berada di rantauan.

      Delete
  5. Mauuuuu DOYAN tapi ngak usah pake bandeng bakar nya yeeeee

    ReplyDelete
  6. Saya jadi penasaran sama rasanya hehe..
    Bagi yang punya usaha rumah makan dan punya produk nasi bakar, kini ada lho kemasan makanan yang cocok sekali kamu gunakan untuk makanan anda. Coba deh klik di sini http://www.greenpack.co.id/

    ReplyDelete
  7. Sewaktu di Toraja, suka kebingungan makanan halal. Jadilah warung Sop Sodara di pasar sebagai andalan pengobat kelaparan. Tapi dapet daging yang keras-keras banget. Dari daging kerbau, kah?

    ReplyDelete

Pembaca yang baik yang meninggalkan komentar