Destinasi Wisata Anti Mainstream di Maros

Friday, July 10, 2015 muhammad akbar 34 Comments

Saya tertarik dengan kata Mainstream yang lagi populer saat ini untuk para kalangan anak muda. Jika ngomongin tentang kata tersebut, kaum traveler pun meyakini adanya kata Mainstream, lantas apa sih itu yang dimaksud? Main artinya utama dan Stream artinya arus, jika digabungkan artinya arus utama. Arus utama jika disederhanakan memiliki arti sebagai kebiasaan utama atau perilaku umum. Masih mau lebih disederhanakan lagi? Jika dihubungkan dengan dengan traveler, hal-hal yang sering orang lakukan dan kunjungi sebagai acuan  untuk juga melakukan hal tersebut. Sebagai contoh, Jika sebagian orang berkunjung ke Makassar, kurang lengkap rasanya jika tidak datang ke Pantai Losari serta tidak lupa abadikan moment berfoto di depan tulisan Pantai Losari. Can you ever do that? Tidak ada yang salah, intinya mau itu Mainstream atau Anti mainstream tergantung cara kamu menikmatinya. 

Berawal dari ajakan Enda, kawan saya dari Makassar Backpacker mengajak saya dan beberapa teman lain mengeksplore destinasi wisata yang ada di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Tujuan utama kami adalah mengunjungi sebuah Bukit dan Susur Gua. Kabupaten Maros memang memiliki banyak gua-gua diantara pegunungan karst. Destinasi wisata Air Terjun Bantimurung, Taman Purbakala Leang-Leang dan Rammang-Rammang. Ketiganya merupakan destinasi wisata yang sering banget orang kunjungi atau sudah mainstream. Apalagi Rammang-Rammang, destinasi wisata yang lagi puncak populernya dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.

Saya tidak akan menuliskan ketiga tempat tersebut karena bagi saya itu sudah mainstream, maka dari itu saya akan rekomendasikan 4 destinasi wisata anti mainstream di Kabupeten Maros. Ada apa aja? Mari bahas satu-satu.

BUKIT TELETUBBIES MAROS


Rasa penasaran membawa kami mengunjungi Bukit Teletubbies Maros yang terletak di Jalan Poros Camba-Maros. Kami berangkat hanya bermodalkan nekat tanpa alamat yang jelas. Sepanjang perjalanan entah berapakali singgah untuk menanyakan tempat ini, namun bukan jawaban yang tepat yang kami dapatkan tetapi muka kebingungan dan hanya geleng-geleng kepala. Tempat ini memang tidak begitu populer apalagi dengan namanya yang membuat penduduk lokal tidak percaya kalau Bukit Teletubbies itu ada di sini.

Gundukan bukitnya tidak sebanyak bukit teletubbies yang ada di Bromo tapi keindahan tempat ini punya arti sendiri. Udara pegunungannya terasa sekali, pemandangan pegunungan dari kejauhan yang sesekali ditutup awan. Tempat ini cocok untuk camping bersama teman atau pasangan dan atau sekedar foto-foto kemudian upload di instagram kamu.

So, jika berkunjung ke Maros sempatkalah datang ke Bukit Teletubbies, tempat ini juga cocok buat yang lagi galau, yakinlah kamu akan menemukan banyak inspirasi di tempat ini.

Pegunungan dengan selimut awannya
Tiduran ala-ala syahrini tapi ini lebih eleghant

Lokasi:
Jalan Poros Camba-Maros
Dusun Rebbo, Desa Bengo
Kecamatan Cenrana
Kabupaten Maros

HUTAN PINUS BENGO-BENGO


Tidak jauh dari Bukit Teletubbies terdapat sebuah hutan pinus, namanya Hutan pendidikan Bengo-Bengo Universitas Hasanuddin. Tempat ini menawarkan kesejukan apalagi dengan pohon pinusnya yang menjulang tinggi. Tak hanya itu, tempat ini juga memiliki camping ground area lengkap dengan beberapa arena outbound.

Menemukan tempat ini tidaklah terlalu sulit karena memang sudah dikenal cuma lokasinya agak masuk ke dalam melewat beberapa rumah warga. Sebelum masuk terdapat sebuah pos namun satpamnya jarang tinggal disana. Jika hanya ingin berkunjung sebentar dan sekedar foto-fot saja, tidaklah perlu harus melapor.

Hutan Pinus Bengo-Bengo juga menyediakan beberapa fasilitas guest house dan gedung pertemuan. Menggunakan beberapa fasilitas disini diharuskan melakukan registrasi atau mengirim surat ke pengelolanya. Tempat ini sering dijadikan ajang kaderisasi mahasiswa utamanya dari kampus Universitas Hasanuddin.

Pohon Pinus Menjulang Tinggi

Lokasi:
Jalan Poros Camba-Maros
Desa Bengo
Kecamatan Cenrana
Kabupaten Maros

TEBING TAK BERNAMA


Saya menghentikan laju motor ketika melihat sesuatu yang beda disisi kiri jalan dalam perjalanan pulang dari Hutan Bengo-Bengo. Rasa penasaran membawa saya untuk menelusurinya lebih dalam walaupun ada rasa keraguan sampai ke ujungnya. Sebenarnya tempat ini bukanlah tujuan dari daftar destinasi yang kami rencanakan. Sebuah lorong yang ujungnya entah kemana yang diapit oleh dua buah tebing yang  menjulang tinggi seakan membuat sekat dan sisinya ditumbuhi oleh beberapa pohon dan tumbuhan menjalar.

Saya menyebutnya Tebing Tak Bernama, karena memang tak punya nama. Tempat ini juga sepertinya tidak pernah ada yang menelusuri sebelumnya. Terlihat dari pinggir jalan, untuk sampai ke bawah dasarnya kami harus menuruni dan melewati sebuah gundukan sampah.

Tempat ini  tidak saya rekomendasikan, tapi bagi yang punya jiwa adventure kamu bisa menyelusurinya lebih ke dalam lagi.

Dinding tebingnya menyerupai bebatuan karst
Terlihat ujungnya sebuah cahaya, kami cukup sampai disini.

Lokasi:
Jalan Poros Camba "Sisi kiri jalan berkelok"
Kecamatan Cenrana
Kabupaten Maros



GUA ANJING TADDEANG


Perjalanan kami terhenti di kawasan Taddeang tepat di depan Masjid Taddeang. Tidak jauh dari tempat kami berhenti ada sebuah gua yang akan kami susur siang itu, namanya Gua Anjing. Walaupun nama guanya agak sedikit menakutkan tapi keindahan stalaktik dan staklakmiknya tidak usah diragukan. Yah, orang sekitar gua ini mengenalnya dengan nama itu. Dulunya gua ini ditemukan oleh seorang warga yang mencari anjingnya dan ternyata anjingnya bersembunyi di dalam gua.

Gua Anjing Taddeang memiliki dua lubang masuk, dengan ukuran yang berbeda. Lubang yang pertama memiliki ukuran yang besar sehingga kami masuk lewat disini sedangkan lubang yang kedua hanya bisa dileawati dengan merangkap, kami keluarnya lewat lubang ini. Panjang guanya sekitar 400 meter, ini gua paling panjang yang pernah saya masuki dibading Gua Bawaleang, Londa di Toraja dan Gua Kelelawar. Jika biasanya gua identik dengan udara yang terbatas tapi di Gua Anjing ini saya tidak merasakan sesak sama sekali.

Lubang Masuk dengan ukuran lebih besar
Dengan peralatan seadanya kami masuk dengan headlamp masing-masing, tanpa senter kami tak bisa melihat apapun karena memang sumber cahaya cuma ada di lubang saat kami masuk. Semakin menyusur kedalam kami menemukan beberapa kolam air yang tenang. Saya merasa takjub akan apa yang saya lihat pada saat itu, banyak spot-spot keren dengan bentuk yang berbeda-beda. Ujung dari Gua Anjing terdapat sebuah kolam yang dipenuhi dengan air, lagi-lagi kami tidak berani turun menyelaminya lebih dalam tanpa peralatan yang lengkap dan orang yang sudah paham dengan gua ini.


Airnya cuma seukuran lutut, masih ada lagi yang lebih dalam
Sebuah Kolam berada di Ujung Gua, Mentok!!
 Lokasi:
Dusun Ta'Deang, Desa Samanggi
Kecamatan Simbang
Kabupaten Maros

So, Tertarik untuk mengunjungi keempat destinasi wisata anti mainstream yang sudah saya kunjungi? saya ulangi kembali, Tidak ada yang salah, intinya mau itu Mainstream atau Anti mainstream tergantung cara kita menikmatinya kawan!!!.


34 comments:

  1. Wah menarik sekali tempat-tempat yang anti mainstream di Maros ini! Menarik untuk dikunjungi, utamanya lari-lari di bukit teletubbies itu dan camping di hutan pinus kayaknya teduh banget :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas, Menarik banget.
      Mau Tiduran, guling-gulingan juga boleh. hahahha

      Delete
  2. tiduran ala syahrini itu mah tiduran beneran kebluk ya mas, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jarang Tidur di alam sejuk seperti ini.

      Delete
  3. Ya ampun ... pose2 kalian mirip boyband yg udah terelminasi hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa Boy Band? memang tampan saya mirip boy band. hahhaha

      Delete
  4. Ya Allah... Maros itu buanyak banget yaa tmp2 yg bagus. Huhuu... Kereen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, makanya datang lagi ke Makassar.
      banyak banget tempat keren kamu harus datangi.

      Delete
  5. Replies
    1. Eh, Mas Ardiyanta duta wisata sulsel di instagram. hehehhe
      Ayo mas di explore, Maros banyak banget tempat tempat yang keren.

      Delete
  6. gak perlu ke luar negeri untuk menikmati bukit Teletubbies :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, betul banget.
      Indonesia setidaknya punya banyak bukit yang dinamai Bukit Teletubbies.
      Saya baru mengunjungi 2, yang di Bromo dan di Maros ini.

      Delete
  7. Aku belum pernah mampir ke semua tempatnya~~ eheee :D Semoga nanti ada kesempatan buat mampir yang ke bukit teletubies itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, semoga diberikan kesempatan lagi ke Sulawesi Selatan.

      Delete
  8. Bukit teletubies nya keren banget. Tempat keren-keren masih ada yang belum dinamain. Namain atuh Mas Akbar. kasih nama yang keren.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap keren,
      Namanya apa yah? saya masih memikirkan nama yang tepat.

      Delete
  9. Waduuuh, udah lama gak liat yg ijo-ijo macam ini, asik kayanya jalan2 sore disana :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau yang liat ijo-ijo, ada pura parahyangan di kaki gunung salak bogor. tempatnya damai banget. Atau sekalian ke Puncak Pass Bogor.

      Delete
  10. beneran anti mainstream euy karena keknya baru kali ini aku lihat postingan lebih details di Maros...btw, terakhir aku ngeliat bukit Telletubies yang emang bener2 mirip tuh waktu di Sumba :)

    * * *

    Jalan2Liburan → Top Rated Tourist Attraction in Cyprus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, ini lebih mengulas dari sudut destinasi wisata Maros yang belum diketahui banyak orang. Saya malah belum lihat bukit teletubbies yang di Sumba, sepertinya harus kesana nih.

      Delete
  11. DUH! baru tahu di Maros ada beginian Kak. :D
    Berarti kudu ke sana lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bang farchan harus balik lagi ke Makassar.
      nanti saya temani deh, asalkan saya lagi di Makassar

      Delete
  12. akbar memang antimainstrem bgt

    ReplyDelete
  13. sebeeeel. telat taunya. tau gitu mah aku ke sana aja bulan lalu :") masuk bucketlist, deh!

    Sila baca posting terbaru blog #senjamoktika -> Menujuh Kalimantan http://wp.me/p39Fhn-pH #Terios7Wonders

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf nih sudah bikin sebel.
      Rencanakan lagi jalan-jalannya ke Makassar

      Delete
  14. Salam kenal mas bro, kebetulan ane lagi di Pangkep nich, Selasa-Rabu (11-12 07) kosong, sambil nunggu penerbangan ke Manado hari Kamis, kira2 ada yang mau nemani gak yach jalan2 ke destinasi di atas,, Thanks... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh, saya lagi gak di Makassar.
      Kamu bisa ngunjugi Rammang-Rammang dan Air Terjun Bantimurung. Soalnya akses transportasi umum sudah memadai dan sudah dikenal masyrakat lokal disana.

      Delete
  15. mantaaaabb gan...indah banget indonesiaku..alam Indonesia memang kerenn...nabung dulu ah biar bisa segera ke Maros...lanjutkan foto-foto wisata antimainstreamnya gan...

    ReplyDelete
  16. Keren tempatnya ! jadi mau kesana, ane izin catet dulu ya lokasi nya :D

    Watch box office

    ReplyDelete
  17. Tebing tak bernama itu boleh tau tepatnya dimana ya?

    ReplyDelete
  18. Saya tertarik dengan tulisan anda yang berjudul "Destinasi Wisata Anti Mainstream di Maros".
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Pariwisata yang bisa anda kunjungi di Pariwisata Indonesia

    ReplyDelete
  19. bukit teletabisnya ok.. bisa lari-larian ato kejar -kejaran ma anak sepuasnya

    ReplyDelete
  20. suatu hari, i'll visit makassar, inshaAllah

    ReplyDelete

Pembaca yang baik yang meninggalkan komentar